Senin, 05 Desember 2016

Jurnal: CORAK BUDAYA BIROKRASI PADA MASA KERAJAAN, KOLONIAL BELANDA HINGGA DI ERA DESENTRALISASI DALAM PELAYANAN PUBLIK

CORAK BUDAYA BIROKRASI  PADA MASA KERAJAAN, KOLONIAL BELANDA HINGGA DI ERA DESENTRALISASI DALAM PELAYANAN PUBLIK  
 Oleh :  Dr. H. M. Nur Hasan, Msi. Dosen Fakultas Tarbiyah IAIN Wali Songo DPK FAI-Unissula Semarang 

ABSTRAK  
Susunan birokrasi pemerintahan tradisional masih diikuti oleh birokrasi kesultanan, yakni dengan membagi urusan pemerintahan menjadi urusan dalam kerajaan dan urusan luar kerajaa. kualitas birokrasi dan aparat yang diharapkan tidak lain adalah terciptanya aparatur pemerintah yang handal, mampu melaksanakan keseluruhan penyelenggaraan pemerintahan umum, pembangunan dan pelayanan masyarakat dengan efisien, efektif dan profesional. Kinerja dapat didefinisikan sebagai tingkat pencapaian hasil atau dengan kata lain, kinerja merupakan  tingkat pencapaian tujuan organisasi Pemerintahan Daerah. Jadi untuk menentukan kinerja Pemerintahan Daerah dapat dilihat dari bagaimana tampilannya dalam mewujudkan hasil dan seberapa besar hasil dapat dicapai sesuai dengan target yang telah ditentukan. 
Kata kunci : Corak Budaya, Birokrasi, Pelayanan Publik 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar